makanan yang harus dihindari saat sahur

5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

Sahur penting untuk dilakukan pada saat melaksanakan ibadah puasa. Selain untuk mempersiapkan kondisi tubuh saat beribadah, sahur juga merupakan kegiatan yang disunnahkan.

Dalam hadits muttafaqun ‘alaih, dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095).

Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur

Namun, saat sahur, kita juga harus memperhatikan makanan yang akan kita makan. Selain ada makanan sehat untuk sahur, ada pula makanan dan minuman yang harus kita hindari. Berikut beberapa diantaranya:

1. Kopi

Kopi
Kopi

Kafein pada kopi bersifat diuretik dan dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan. Mungkin beberapa orang yang sering minum kopi merasakan bahwa setelah minum kopi, frekuensi ke kamar mandi jadi lebih sering. Hal itu dikarenakan pada kopi terdapat komponen yang dapat menstimulasi kerja usus besar sehingga tubuh membuang sisa pencernaan lebih cepat.

Selain itu, komponen chlorogenic acid pada kopi yang memiliki sifat asam dapat memicu naiknya kadar keasaman perut. Hal itu dapat mengganggu kenyamanan perut kita selama berpuasa.

2. Makanan dengan Kandungan Garam Tinggi

Garam
Garam

Makanan yang asin tidak disaranan untuk dikonsumsi saat sahur. Hal itu dikarenakan makanan dengan kadar garam yang tinggi dapat membuat kita merasa haus lebih cepat. Hal ini meningkatkan resiko dehidrasi selama berpuasa.

Tentunya kita tidak ingin merasa haus selama beribadah puasa. Maka dari itu hindari makanan asin seperti acar, kuaci, makanan kaleng, kacang yang diasinkan, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga bisa mengurangi kadar garam yang digunakan pada masakan untuk sahur.

3. Makanan yang Terlalu Pedas

Ada yang suka memakan makanan pedas? sebaiknya kebiasaan itu diubah saat sahur. Hal itu dikarenakan makanan yang pedas juga dapat menyebabkan haus terus menerus. Selain itu, makanan pedas juga dapat menyebabkan asam lambung meningkat sehingga berbahaya bagi penderita sakit maag.

Makanan pedas juga berpotensi untuk menyebabkan sakit perut, diare, dan mulas. Jika diare, tubuh akan mengalami dehidrasi karena banyak cairan terbuka. Hal ini tentu akan mengganggu ibadah puasa kita.

4. Makanan dengan Lemak Tinggi

Makanan dengan lemak tinggi dapat memperburuk gejala sembelit. Hal ini dikarenakan maakanan tinggi lemak dapat menghambat dan memperlambat proses pengosongan perut. Selain itu, makanan dengan lemak tinggi dapat berpotensi menimbulkan diare sehingga cairan tubuh banyak terbuang.

Saat sahur, sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak jenuh. Makanan dengan lemak yang tinggi bisa menyebabkan masalah pada lambung, yaitu membuat rasa begah. Sebagai alternatif, Anda bisa mengubah cara pengolahan makanan berlemak tersebut. misalnya menu ayam goreng diubah menjadi ayam bakar

5. Makanan dengan Karbohidrat Sederhana

Karbohidrat sederhana akan mudah diserap tubuh dalam jangka waktu yang pendek. Biasanya hanya dalam jangka waktu 3 – 4 jam saja. Jika memakan karbohidrat sederhana untuk sahur, maka kemungkinan kita akan cepat lapar.

Beberapa makanan yang termasuk karbohidrat sederhana adalah gula, tepung putih, aneka kue basah / kering, dan mi instan. Makanan tersebut sebaiknya dihindari dan beralih ke makanan dengan karbohidrat kompleks. Makanan berkarbohidrat kompleks contohnya seperti ubi, nasi merah, dan oatmeal.

2

3 Responses

  1. Mama Indri
    May 9, 2019
  2. Sissanti
    May 9, 2019
  3. Rosidah A
    May 9, 2019

Write a response