cara menyendawakan bayi

Cara Menyendawakan Bayi Agar Bayi Tidak Kembung

Sudahkah Bunda tahu tentang cara menyendawakan bayi dengan baik? Hal ini penting loh untuk Bunda ketahui. Setelah si kecil minum ASI, minum susu formula, atau makan, bayi dapat merasa tidak nyaman akibat adanya udara di lambung. Udara tersebut ikut tertelan ke dalam perut bersamaan dengan makanan atau minuman yang ia konsumsi. Banyaknya udara yang masuk dapat membuat bayi kembung. Biasanya bayi akan menjadi rewel saat itu terjadi. Bahkan, bayi juga bisa muntah karena adanya tekanan udara di lambungnya. Jadi, bunda harus sendawakan si kecil agar ia merasa kembali nyaman.

Biasanya, menyendawakan bayi perlu dilakukan hingga usia 9 bulan. Di atas 9 bulan, pada umumnya bayi sudah bisa bersendawa sendiri. Selain itu, bayi berusia di atas 9 bulan sudah banyak melakukan pergerakan. Pergerakan – pergerakan tersebut dapat membantu keluarnya udara dari lambung. Contohnya, ketika bayi tengkurap, maka perut dapat tertekan oleh berat badannya sehingga mendorong udara keluar.

Baca juga : cara menghentikan kebiasaan menggigit kuku pada anak

Cara Menyendawakan Bayi

Nah, bagaimana cara menyendawakan bayi? berikut beberapa cara yang dapat Bunda coba :

A. Posisi di dada

cara menyendawakan bayi posisi di dada

sumber : cahsingorojo.com

  1. Tahan bayi di dada sehingga dagunya menempel di bahu.
  2. Gosok perlahan atau tepuk punggungnya dengan tangan.

B. Posisi duduk tegak

cara menyendawakan bayi posisi di dada

Huffingtonpost.co.uk

  1. letakkan kain bersih di pangkuan sebagai alas.
  2. Pastikan untuk menyangga kepala dan leher bayi serta bagian perutnya agar tidak terjatuh.
  3. Gosok perlahan atau tepuk punggungnya dengan tangan.

C. Posisi Berbaring

Cara menyendawakan bayi posisi berbaring

sumber gambar : lifemartini.com

  1. letakkan kain bersih di pangkuan sebagai alas.
  2. Posisikan bayi berbaring telungkup di pangkuan.
  3. Tahan dagu dan rahangnya dengan satu tangan. Pastikan kepala si kecil tidak lebih rendah dari bagian tubuhnya yang lain sehingga darah tidak terburu-buru masuk ke kepalanya
  4. Gosok perlahan atau tepuk punggungnya dengan tangan.

Bagaimana Bunda? mudah bukan? Sebenarnya, waktu yang diperlukan untuk menyendawakan bayi itu tidaklah lama. Namun, setiap bayi memang memiliki waktu yang berbeda saat disendawakan. Bunda bisa memperhatikan bunyi “brrrpp (sendawa bayi) dari mulutnya. Jika bunyi itu sudah terdengar satu atau dua kali, itu tandanya bayi sudah berhasil untuk sendawa. Dengan begitu, si kecil akan merasa nyaman, tidak rewel, dapat melanjutkan proses menyusu, dan bahkan bisa tertidur dengan lelap.

Note : Setelah mencoba satu posisi dan tidak berhasil, bunda bisa mencoba posisi lain. Jika tidak berhasil juga, Bunda bisa menghentikannya. Kemungkinan si kecil memang sedang tidak ingin sendawa pada saat itu.

1

No Responses

Write a response