15 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Kreativitas

Cara Meningkatkan Kreativitas – Ketika berbicara tentang kreativitas, kebanyakan orang akan berpikir tentang seniman, musisi, artis, atau hal – hal berbau seni lainnya. Tapi kenyataannya, kreativitas tidaklah sesederhana itu. Kreativitas bersifat universal. Setiap orang membutuhkan kreativitas di semua bidang.

Pemain bola dunia seperti Messi dan Ronaldo juga memerlukan kreativitas untuk membobol gawang lawan. Seorang pebisnis menggunakan kreativitas untuk strategi bisnisnya. Bahkan seseorang yang bekerja di bagian statistik juga membutuhkan kreativitas untuk memanajemen waktu dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya.

Contoh di atas menunjukkan bahwa kreativitas tidak hanya diperlukan oleh orang seni saja. Namun setiap orang meerlukan kreativitas untuk mengelola hidupnya. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana kreativitas bisa muncul dalam diri seseorang? Apakah itu mukjizat? Efek keturunan? Atau bisa dilatih? Hmm, mungkin ketiganya benar. Nah, untuk membuka kunci kreativitas Kamu, cerita sehat akan membagikan 15 cara yang dapat meningkatkan kreativitas dalam dirimu.

1. Bangun Lebih Awal

sumber: sarungpreneur.com

Bagian ini adalah bagian yang mungkin cukup sulit bagi Kamu yang terbiasa untuk bangun di siang hari. Tapi tahukah kamu? Otak akan menjadi lebih kreatif di pagi hari. Itulah mengapa banyak orang-orang kreatif sangat produktif di pagi hari.

Benjamin Franklin, Ernest Hemmingway, dan Howard Schultz adalah nama-nama orang sukses yang sangat terkenal karena kreativitas mereka di bidang masing-masing. Di pagi hari, Benjamin Franklin bangun lebih awal untuk merancang apa yang akan dia lakukan di hari itu. Ernest Hemmingway menulis di pagi hari agar tidak ada orang yang mengganggunya. Begitupula dengan Howard Schultz yang bangun di pagi hari untuk menulis motivation letter kepada bawahannya

Sudah terbukti bukan bahwa bangun lebih awal banyak manfaatnya? Lalu bagaimana cara menerapkan kebiasaan yang satu ini?

Sederhana saja, paksakan tubuhmu untuk tetap bangun di pagi hari. Selelah apapun itu. Dengan begitu, pada malam harinya kamu dapat lebih cepat tidur dan bangun lebih awal kembali. Jika diterapkan terus menerus demikian, maka tubuh akan terbiasa untuk bangun lebih awal, sehingga tidak akan terasa berat seperti sebelum-sebelumnya.

2. Berolahraga dapat Meningkatkan Kreativitas

sumber: setaranews.com

Stanford study telah meneliti bahwa : 90% orang akan menjadi lebih kreatif setelah melakukan aktivitas fisik (berolahraga). Itulah sebabnya orang-orang sukses selalu menjaga jadwal olahraganya. Contohnya seperti seorang industrialis terkenal seperti  Richard Branson. Beliau melakukan olahraga rutin dengan berlari-lari kecil setiap paginya.

Olahraga fisik dapat meningkatkan  sekresi endorfin sehingga meningkatkan mood dalam diri Kamu. Mood yang muncul itu bisa menghilangkan stress, memunculkan semangat dan pikiran yang positif, serta membuatmu menjadi lebih fokus.

Luar biasa bukan manfaat dari berolahraga? Namun, bukan berarti kamu harus langsung mencari tempat gym dan berolahraga dengan keras di sana. Berlari kecil setiap pagi atau sit up dan push up secara rutin sudah membantu meningkatkan kreativitas.

So, mulai sekarang mulailah memasukkan olahraga ke dalam daftar to do list harianmu. Setelah itu, berusahalah sekeras mungkin untuk menerapkan dan menjadikannya kebiasaan. Selain meningkatkan kreativitas, tubuh juga menjadi bugar bukan?

3. Membaca

Sumber: log.viva.co.id

Kapan terakhir kamu membaca buku atau informasi-informasi bermanfaat lainnya? Jika sudah lama sekali, maka ada yang harus diubah dari kebiasaanmu. Faktanya, membaca memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan imajinasi, menumbuhkan rasa empati, mendapat inspirasi, serta dapat meningkatkan daya ingat. Saat membaca, kita memaksa otak untuk berpikir sehingga semakin terlatih untuk dapat menemukan berbagai solusi untuk beragam masalah di sekitar kita.

Rutinlah membaca setiap hari untuk meningkatkan kreativitasmu. Kamu bisa memulainya dengan membaca apapun yang menurutmu menarik seperti novel, berita, atau tips kesehatan.

4. Travelling

sumber: sejutafakta.com

Travelling ~ Yeah. Mungkin ini cara meningkatkan kreativitas yang paling Kamu senangi. Eits, tapi untuk meningkatkan kreativitas, aktivitas yang satu ini tidak boleh dilakukan begitu saja. “Don’t only travel, but also explore them”. Explore apapun yang kamu temui saat sedang travelling. Budayanya, atau kebiasaanya. Bandingkan dengan yang kamu temui di tempat-tempat sebelumnya. Bila perlu, tambah koneksimu di sana. Seru bukan?

Study menunjukkan bahwa jalan-jalan bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas dan kognitivitas dalam diri seseorang. Sebagai contoh, bisa kita lihat dari Ernest Hemingway, seorang novelis terkenal yang mendapatkan inspirasi untuk novelnya dari Spanyol dan Prancis.

So, open your heart to spending time abroad and exploring everything there. Dengan begitu, pintu kreativitas akan terbuka. Cara ini sangat efektif untuk meningkatkan kreativitasmu.

5. Disiplin dengan To Do List

sumber: dwimailana.blogspot.com

Banyak yang bilang mudah untuk berencana namun sulit dalam megaplikasikannya. Faktanya, pengaplikasian adalah bukti yang harus Kamu penuhi. Penulis terkenal seperti Stephen King and Haruki Murakami selalu ketat dengan jadwal menulisnya. Stephen King tidak akan meninggalkan meja kerjanya sampai Ia berhasil menulis 1000 kata. Sementara Murakami selalu disiplin untuk menulis dari pukul 4 – 9 am.

Nah, coba lihat lagi to do list harianmu dan bandingkan dengan apa yang telah Kamu kerjakan. Apakah yang Kamu kerjakan sudah sesuai plan? Atau jangan-jangan belum punya to do list harian? hmm..

6. Melamun

Sumber : gemapersadablog.wordpress.com

Hah? Masa? Mungkin beberapa diantara kita mempertanyakan cara meningkatkan kreativitas yang satu ini. Biasanya, melamun selalu dihubungkan dengan hal negatif. Tidak jarang yang dimarahi orang tuanya ketika ketahuan melamun. Namun faktanya, melamun juga bisa membuat kita menemukan solusi besar untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Study pada tahun 2012 menunjukkan bahwa melamun dapat membantu kita memanfaatkan kenangan masa lalu dan menjadikannya sebagai keputusan jangka panjang. Pada tahun 2013, disimpulkan bahwa melamun dapat menghubungkan masa lalu dan masa depan sehingga bersama-sama dapat memunculkan inspirasi kreatif.

Fakta ini bukan berarti membenarkan Kamu untuk melamun terus menerus. Melamunlah sesekali jika memang dibutuhkan untuk mencari jalan keluar dari suatu masalah.

7. Mengamati Sekitar

sumber: media.licdn.com

“Creativity is just connecting things. When you ask creative people how they did something, they feel a little guilty because they didn’t really do it, they just saw something. It seemed obvious to them after a while. That’s because they were able to connect experiences they’ve had and synthesize new things.” – Steve Jobs.

Kreativitas dapat timbul dari hal-hal di sekitar kita. Maka dari itu, kita harus aware terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Dengan riset singkat yang kita amati, kita dapat menyimpulkan tentang trend apa yang sedang berlangsung dan langkah apa yang dapat diambil terkait dengan trend yang terjadi.

Novelis dari inggris, Thomas Hardy, menulis jurnal berdasarkan apa yang Ia dengar dan lihat. Begitu pula dengan Joan Didion yang menulis tentang orang-orang dan event yang sedang berlangsung.

8. Kerja di Tempat yang Nyaman

sumber: timeout.com

Banyak orang yang memilih tempat kesukaannya untuk mengerjakan sesuatu. Ternyata cara itu benar-benar efektif untuk memperoleh kreativitas.

Tahukah kamu? Joanne Rowling menulis Harry Potter di kereta api? So, pilihlah tempat yang dapat membuatmu lebih nyaman seperti coffee shop. Tidak hanya tempat dan suasana yang mendukung, kopi juga bisa menstimulasikan daya ingat sehingga membuat kita berpikir semakin positif.

9. Menunda saat Stuck

sumber: silviachristmann.com

Ada kalanya menunda suatu hal juga dapat membuat kreativitas kita meningkat di lain kesempatan.

Joseph Sugarman, seorang copywriter terkenal mengatakan bahwa menunda sesuatu bisa membantu mendorong imajinasi : “when you delay a task, it allows to find the best solution later. Also, it improves memory and enhances our ability to think creatively by providing more time for free thinking. Besides, it teaches to find a balance between work and rest.” – Joseph Sugarman.

Namun, sebelum menunda sebuah pekerjaan, ada dua hal yang harus kamu tentukan:

  1. Jangan menunda saat berada di tengah-tengah pekerjaan.
  2. Tentukan waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang ditunda tersebut.

10. Istirahat

Sumber: i1.wp.com

Jangan lupa untuk istirahat yang cukup. Bukan berarti kamu harus tidur sepanjang hari. Namun, pastikan Kamu memiliki waktu untuk rileks dan mengistirahatkan tubuhmu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa beristirahat akan memberikan ruang bagi otak kanan dan meningkatkan kewaspadaan diri. Kita bisa mengambil contoh dari Joan Miró yang selalu menyediakan 5 menit waktu untuk istirahat setelah makan siang. Atau Vladimir Nabokov, yang memasukkan 2 jam waktu untuk beristirahat di dalam to do list hariannya.

Sejauh ini, kebiasaaan-kebiasaan di atas tidak sulit untuk diterapkan bukan?

11. Meditasi

Sumber : farm6.staticflickr.com

Studi pada tahun 2012 menunjukkan bahwa orang yang bermeditasi memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan ide yang lebih baik.

David Lynch mengungkapkan bahwa meditasi sangat menguntungkan. Meditasi meningkatkan kenyamanan dalam bekerja dan kenyamanan dalam segalanya.

Meditasi adalah soal menumbuhkan mental yang kuat. Beribadah adalah salah satu hal yang penting untuk menumbuhkan itu. Karena itu, jangan lewatkan ibadahmu ya. Kamu juga bisa menambahkan yoga secara rutin yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan pernafasan dan kepercayaan diri.

Mental yang kuat sangat membantu kita untuk mengatur niat, menjadi rajin, dan memperluas kesadaran. Inilah yang disebut Lynch sebagai samudera kesadaran hidup murni di dalam diri setiap orang. Kesadaran ini muncul dengan menyinkronkan daerah-daerah terpencil di otak kita. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kreativitas.

12. Mengambil Resiko

sumber: ampagency.com

Mengambil resiko adalah salah satu bagian penting dalam meningkatkan kreativitas. Sederhana saja alasannya, bagaimana kita bisa mendapatkan suatu hal yang baru jika kita tidak keluar dari zona nyaman?

Menurut Steven Kotler, seorang penulis di Forbes, koneksi antara resiko dan kreativitas sangat dalam dan memiliki arti yang luas. Ia menceritakan tentang Albert Einstein, yang merupakan pelaut meskipun Ia sendiri tidak tau cara berenang.

Contoh lain yang bisa kita ambil adalah Twitter. Jack Dorsey dan timnya mengambil resiko untuk mempertahankan twitter. Akhirnya, twitter masih hidup sampai saat ini.

So, jangan takut untuk mengambil beberapa resiko dalam hidupmu. Tentunya dengan alasan dan perencanaan yang matang.

13. Stop Multitasking

sumber: joreerose.com

Memiliki banyak pekerjaan yang berbeda-beda di waktu yang sama dapat berakibat buruk untuk otak kita. Multitasking adalah musuh terburuk untuk kreativitasmu. Multitasking dapat menurunkan fokus dan menurunkan kualitas kerja sehingga Kamu tidak dapat mencapai goal.

Jika Kamu memiliki kebiasaan multitasking, hentikan kebiasaan itu secepat mungkin. Cobalah untuk menolak jika diberikan pekerjaan yang berbeda saat kamu sedang fokus mengerjakan suatu hal. Berikan pula waktu untuk beristirahat selama 23 menit jika kamu telah berhasil mencapai goal.

Dengan menerapkan hal tersebut, kamu telah menyediakan ruang bagi kreativitasmu untuk bernafas dengan tenang.

14. Sediakan Waktu untuk Sendiri

sumber: brainpickings.org

Orang yang kreatif memiliki rasa nyaman dalam kesendiriannya. Jika anda tidak merasa demikian, maka cobalah sesekali menghabiskan waktu sendiri dan merasakan manfaat dari kesendirian itu.

Menghabiskan waktu dengan kesendirian akan mengembalikan mental yang sempat hilang. Proses kreatif sangat membutuhkan mental yang kuat. Rollo May, seorang psikologis menuliskan bahwa seseorang harus menghilangkan rasa takut dalam kesendirian dan menjadikan kesendiriannya bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas.

It’s hard to find that inner creative voice if you’re … not getting in touch with yourself and reflecting on yourself,” Scott Barry Kaufman, Ph.D

15. Bersenang-senanglah

sumber: photos.travelblog.org

Faktanya, bersenang-senang dapat meningkatkan rasa optimis, meningkatkan konsentrasi, dan  meningkatkan kreativitas. Bersenang-senang dapat meningkatkan motivasi dan menghilangkan stress. Itulah sebabnya di perusahaan-perusahaan, selalu mengadakan team building dengan cara yang menyenangkan dan ringan.

Jadi, jangan selalu serius menghadapi suatu hal. Cobalah untuk bersenang-senang dari waktu ke waktu.

Selain itu, jangan takut untuk bertindak seperti anak kecil. Study menunjukkan bahwa hal tersebut adalah cara yang sempurna untuk meningkatkan kreativitas. Terutama bagi Kamu yang bekerja di tempat yang sangat ketat dengan peraturannya. Saat Kamu berperilaku sebagai seseorang yang bukan dirimu, maka akan ada hal baru yang muncul, dan kreativitas akan datang dari hal-hal yang tidak terkira.

Hal yang harus diperhatikan

Nah, saat ini, Kamu sudah tau bagaimana cara untuk meningkatkan kreativitas. Kebiasaan-kebiasaan di atas dapat meningkatkan kreativitasmu. Namun, adapula kebiasaan-kebiasaan lain yang dapat menurunkan bahkan membunuh kreativitas yang telah kamu bangun. Tentunya berlawanan dengan kebiasaan di atas.

Jangan lupa untuk membaca informasi-informasi bermanfaat lainnya. Tentunya informasi-informasi tersebut bisa kamu dapatkan hanya di Cerita Sehat. Bagaimana pendapatmu tentang artikel ini? Kami tunggu like, comment, dan sharenya ya. Selamat beraktivitas!

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply