Cara Menyimpan Daging

Ternyata Cara Ini dapat Membuat Daging Qurban Tahan Lama!

Assalamualaikum Bunda, wah senangnya sebentar lagi menyambut hari raya idul adha. Bunda, sudah punya resep untuk memasak daging qurbannya? Jangan lupa pastikan daging qurbannya terjaga kualitasnya dengan baik ya. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga kualitas hewan qurban.

1. Sebaiknya daging dicuci atau tidak ya?

Daging Segar

Ada yang bilang harus dicuci dahulu, tapi ada yang bilang jangan dicuci. Lantas mana yang benar? Bunda, pada dasarnya daging merupakan bahan makanan yang hanya mengandung sedikit kuman. Namun, tahapan perlakuan awal seperti saat pemotongan seperti pengeluaran jerohan, pengulitan, pengirisan daging bisa menyebabkan adanya cemaran bakteri ke permukaan daging. Hal ini disebabkan oleh adanya kontak fisik antara daging dengan alat pemotong dan tangan manusia.

Pencucian daging memang dapat mengurangi jumlah mikroba dalam daging. Namun pencucian yang dilakukan dengan air mengandung mikroba (misalnya air sungai/sumur) justru akan menyebabkan pertambahaan jumlah mikroba di dalamnya. Baik dicuci ataupun tidak dicuci terlebih dahulu, Bunda tetap harus teliti dengan apa yang harus dilakukan.

  • Daging yang sudah dicuci, sebaiknya langsung dimasak untuk mencegah pertamhan jumlah mikroba. Setelah dicuci, bunda bisa simpan dalam chiller suhu di bawah 0 derajat C. (beberapa mikroba mungkin tidak mati oleh suhu dingin tapi setidaknya pertumbuhannya akan terhambat).
  • Bila tidak dicuci terlebih dahulu (langsung dimasukkan ke dalam chiller), Bunda harus pastikan bahwa proses penanganan daging saat penyembelihan dilakukan dengan bersih.

2. Bagaimana cara menyimpan daging di Lemari es/freezer?

menyimpan daging di freezer

menyimpan daging di freezer

Menyimpan dagingpun harus hati-hati loh. Di sini ada beberapa cara andalan yang bisa Bunda coba saat menyimpan daging agar tahan lama.

  • Pisahkan antara daging kambing dan sapi untuk meminimalkan pertumbuhan mikroba
  • Pisahkan antara daging yang memar dengan yang bagus
  • Jangan lupa juga pisahkan antara daging, tulang dan jeroan (perlu Bunda ketahui bahwa jeroan lebih banyak mengandung mikroba)
  • Simpan daging dalam ukuran yang lebih sedikit sehingga daging yang tidak akan dimasak tidak perlu ikut keluar dari lemari es. misalnya bunda memerlukan 250 gram daging untuk sekali masak, sedangkan bunda punya 3 kilogram daging. nah, bunda perlu membagi 3 kilogram daging ke wadah kecil-kecil per 250 gram untuk sekali masak.
  • Penyimpanan per porsi masak memudahkan dalam proses thawing (mencairkan daging beku), karena Bunda hanya perlu mengambil daging sesuai porsi masak.
  • Daging yang keluar masuk kulkas untuk berulang2 dithawing dan dibekukan  akan kehilangan banyak kandungan nutrisi yang larut dalam air.
  • Sebaiknya, dasing disimpan dalam bentuk pipih, hal ini akan memudahkan daging dalam proses thawing.
  • Terapkan sistem FIFO (First In First Out), prinsip sistem ini ialah mengeluarkan produk yang pertama dimasukkan. Artinya, daging yang pertama kali bunda simpan itulah daging yang pertama bunda ambil ketika ingin memasaknya.

3. Bagaimana cara thawing yang benar?

cara thawing yang benar

cara thawing yang benar

Thawing adalah proses pencairan daging beku yang berguna untuk membantu proses pemasakan daging agar berjalan sempurna. Thawing menjadi penting karena akan mempengaruhi kualitas daging pada saat dimasak. Memasak daging yang masih dingin dan keras akan membuat daging matang tidak sempurna, artinya hanya permukaan daging saja yang terlihat matang namun bagian dalam daging masih mentah. Mentahnya bagian dalam daging dapat menjadi sarang bagi mikroba untuk hidup dan akhirnya menimbulkan penyakit.

Thawing yang baik sebaiknya dilakukan dibawah air mengalir menggunakan air dengan suhu ruang (bukan air panas). Sebagai catatan, jangan melakukan thawing dengan cara merendam daging beku tersebut. Thawing dengan cara direndam akan mengurangi kandungan vitamin daging yang memiliki sifat larut air.

Nah… kalau sudah tahu cara penanganan hewan qurbannya, daging qurban Bunda bisa tahan lama loh. Tips ini juga bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran untuk dapur. Bunda tenang, suami senang. Selamat mencoba ! Lihat lagi tips sehat kami yang lainnya hanya di Cerita Sehat.

No Responses

Write a response